Monthly Archives: April 2011

Renjana

Menelan kepahitan dengan senyuman. Aku bukanlah apa-apa bagimu, dan seharusnya engkau juga bukan apa-apa untukku. Meski pada setiap detak kuingat dirimu, aku tak berhak menunggu. Kulantunkan lagu rindu dalam nada sunyi. Berguling-guling menangkap keranda cinta yang berserakan di udara. Senyummu … Continue reading

Posted in Puisi | Leave a comment