Pesan Untuk Anakku

Anakku, jadi apapun engkau kelak, jadilah yang terbaik.

Jika menjadi dokter jadilah dokter yang baik, yang peduli pada kaum tak mampu, yang tak segan membebaskan biaya pengobatan pada miskin papa, yang penuh senyum bersahabat sehingga pasien serasa telah sembuh 25% sebelum minum obat,

Jika menjadi kontraktor atau insinyur sipil, jadilah kontraktor /insinyur yang banyak membangun rumah Allah, membangun sarana umum dan sekolah dengan kualitas sesuai tender yang kau menangkan, membangun rumah-rumah rakyat sederhana yang layak huni.

Jika menjadi Petani, jadilah petani yang cerdas. yang pandai mengolah hasil pertanianmu dengan teknologi modern dan memiliki hasil dengan daya jual tinggi, yang mampu memenuhi kebutuhan rakyat di negara kita dengan baik, yang mampu menembus pasar ekspor keseluruh dunia.

Jika jadi pedagang, jadilah pedagang yang jujur, yang tidak semata mencari keuntungan, yang mengutamakan persahabatan sehingga pembeli datang bukan hanya karena kebutuhan tapi sekaligus berteman,

Jika engkau menjadi pemimpin, jadilah pemimpin yang tegas dan disiplin tanpa menghilangkan sisi kemanusiaanmu. Peduli pada bawahan dan mampu mendorong mereka untuk menjadi lebih baik, memberikan kesempatan seluas-luasnya mengembangkan karir bawahan tanpa takut untuk tersaingi.

Jika engkau menjadi presiden atau kepala daerah, utamakan kepentingan rakyatmu sebagaimana Umar, ra. Sahabat Rasulullah yang takkan membiarkan seorangpun rakyatnya kelaparan, yang rela mengorbankan harta dan pikirannya demi rakyatnya bukan memanfaatkan kesempatan untuk memperkaya diri dan keluarganya.

Jika engkau menjadi politikus, jadilah politikus yang bersih dan jujur, jangan berusaha memenangkan kepentingan politikmu dengan segala macam cara dan suap, jangan menargetkan anggotamu yang lolos menjadi anggota lembaga tinggi Negara atau pimpinan di Negara ini untuk wajib setor kepada partai. Biarkan mereka melakukan tugasnya sesuai dengan amanah yang diembannya.

Jika engkau menjadi guru, jadilah guru yang bisa digugu dan ditiru, yang bukan sekedar mengajar, tapi juga mendidik, membentuk karakter generasi penerus yang berakhlakul karimah, bukan sekedar cerdas tapi juga bermental baja dan disiplin, tahan banting menghadapi segala persoalan hidup.

Jika engkau tak punya kesempatan menjadi “orang-orang terhormat” tetap jadilah yang terbaik. Karena sesungguhnya tak ada pekerjaan yang remeh didunia ini bila ditekuni sebaik2nya dan dilaksanakan dengan keikhlasan serta niat ibadah. Bukankah semua saling membutuhkan? Tukang sampah, tukang becak atau tukang bangunan sama pentingnya dengan Presiden atau Menteri. Coba tak ada tukang sampah didunia ini bagaimana jadinya bumi ini? Tukang becak pun bisa menjadi menjadi bukan sekedar tukang becak/tukang becak intelek, karena ia bekerja via internet, memanfaatkan interaksinya dengan penumpang untuk menjadi bahan tulisannya yang akan dibukukan.

Dari semua pekerjaan yang akan kau geluti nanti, jadilah kau orang yang kaya agar dapat berbuat lebih banyak untuk membantu orang lain, tetap jujur dan bersahaja meski harta berlimpah, rumahmu cukup untuk kau tempati dengan keluargamu supaya orang lain mendapat kesempatan tinggal lebih layak dan engkau tak harus mengerahkan banyak pembantu sekedar mengurusi rumah yang mungkin jarang disambangi. Senantiasa menyisihkan sebagian penghasilanmu dan menyalurkannya kepada yang berhak karena rezeki yang kau dapatkan tak semuanya menjadi hakmu, ada hak orang lain di sana.

Advertisements