Category Archives: Puisi

Resah Tiba-tiba

¬†Ya Tuhan, jiwaku milikmu Kuserahkan ia pada kebijaksanaanMu Jangan biarkan aku terkapar dan menyerah pada kerikil yang kau sapakan Jangan biarkan aku mengapung pada lautan kebimbangan Terlampau lelah aku mengayuh bahtera Tak bisa lagi aku menumpah kata mencari pengurai resah … Continue reading

Gallery | Leave a comment

In memoriam mbak Sholihah

Hatimu entah terbuat dari apa Dalam kesederhanaanmu, mengasuh delapan anak kakakmu Saat seharusnya engkau menikmati dunia remajamu Sampai engkau menuju rumah tangga barumu Sampai kakak iparmu mendahului ke alam fana Hatimu entah terbuat dari apa Delapan keponakanmu tiada beda dari … Continue reading

Posted in Puisi | Leave a comment

Cermin

Aku terkejut saat kau sodorkan cermin dimukaku Hampir tak kukenal mata lebam yang kutemukan disitu Senyum ceria yang tampak aneh sebab keterpaksaan Tak kupahami pula bibir yang senantiasa menahan perih Atau juga kata-kata surga pada bibir yang pecah   Apakah … Continue reading

Posted in Puisi | Leave a comment

Puisiku

Aku tidur berpeluk puisi Kata-kata mengerumuniku bagai tak bercelah Membelit mimpi dan saraf belikat Puisiku adalah letupan yang harus tertumpah agar tak menjadi genangan yang menyisakan guratan Kata-kata adalah mata untukku terus melihat Bait demi bait adalah langkah untukku terus … Continue reading

Posted in Puisi | Leave a comment

Keluh

Jengah, gundah, gulana….. Sungguh ingin berhenti sejenak, meletakkan beban pada keping perjalanan Pun sesungguhnya malu pada bentangan hati yang terus mengeluh, seakan Aroma kepahitan hanya milikku Padahal samudera luas di luar sana mengombang-ambingkan berjuta, bermilyar, atau bahkan tak terhitung jiwa-jiwa … Continue reading

Posted in Puisi | 2 Comments

Renjana

Menelan kepahitan dengan senyuman. Aku bukanlah apa-apa bagimu, dan seharusnya engkau juga bukan apa-apa untukku. Meski pada setiap detak kuingat dirimu, aku tak berhak menunggu. Kulantunkan lagu rindu dalam nada sunyi. Berguling-guling menangkap keranda cinta yang berserakan di udara. Senyummu … Continue reading

Posted in Puisi | Leave a comment

Kenangan

Kian jauh derapan irama yang pernah membelit antara kita Tak pernah lagi kilatan itu terbias dimatamu Segalanya berakhir dalam tanya tak berjawab Engkau bukan lagi kerlip bintang pada sebuah lingkaran waktu Engkaupun tak lagi pijar surya di ranah rinduku, akupun … Continue reading

Posted in Puisi | Leave a comment